Sunday, March 4, 2018

Mekah, Kota Utama Umat Islam Dunia

Kota Mekah masa kini (Foto: www.aktual.com)


Dalam khazanah keislaman, terdapat beberapa kota penting bagi umat Islam dunia karena memiliki nilai historis yang tinggi serta dianggap suci. Namun, di antara kota-kota penting tersebut, Mekah merupakan kota yang paling penting dan utama bagi umat Islam di seluruh dunia. Kota Mekah menjadi tempat kemunculan serta pertumbuhan dan perkembangan Islam di muka bumi.
Peristiwa dan semua hal utama dan penting yang terkait dengan Islam berawal dan berpusat di Kota Mekah. Kota suci ini tak dapat dipisahkan dengan sejarah dan perkembangan agama Islam di dunia.  Mekah terletak di negara Arab Saudi. Di negara gurun yang kaya minyak ini, Mekah juga menjadi kota utama meskipun tidak menjadi ibu kota negara.
Mekah atau Makkah al-Mukarramah  menjadi tempat berdirinya Masjidil Haram beserta Kakbah yang berada di dalamnya sehingga menjadi tujuan utama kaum Muslim sedunia dalam menunaikan ibadah haji. Masjidil Haram adalah masjid dan tempat paling suci bagi umat Islam sedunia. Masjid inilah yang menjadi tujuan utama dalam pelaksanaan ibadah haji.
Masjidil Haram didirikan mengelilingi Kakbah yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam melaksanakan salat sebagai kewajiban utama. Hingga saat ini Masjidil Haram  juga menjadi masjid paling besar di dunia. Di samping menjadi tempat berdirinya Masjidil Haram, Mekah juga merupakan kota kelahiran Nabi Muhammad saw.
Masjidil Haram dan Kakbah (Foto: http news.royalindonesia.id)

     Perkembangan Kota Mekah tidak terlepas dari peranan Nabi Ibrahim a.s., Siti Hajar, dan Nabi Ismail a.s.. Mereka merupakan penduduk pertama kota ini. Dalam perkembangan lebih lanjut, orang-orang Jurhum menetap di kota ini. Pada periode selanjutnya, Mekah dipimpin oleh Quraisy sebagai kabilah atau suku utama di Jazirah Arab yang memiliki hak pemeliharaan atas Kakbah. Qussai menjadi kepala kabilah Quraisy yang kemudian dilanjutkan oleh Abdul Muthalib.
Nabi Muhammad saw., yang merupakan keturunan langsung Nabi Ismail a.s. dan Qussai, lahir dan tumbuh dewasa di Kota Mekah. Di kota ini Nabi Muhammad saw. membawa dan menyebarkan ajaran Islam. Setelah ditolak oleh kaumnya yang saat itu masih hidup dalam belenggu jahiliah, Muhammad saw. hijrah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, Nabi Muhammad saw. kemudian kembali ke Mekah untuk membebaskan kota ini tanpa melalui pertumpahan darah.
Setelah Nabi Muhammad saw. wafat, Mekah berada di bawah administrasi Khulafaur Rasyidin  yang berpusat di Madinah, serta para khalifah yang ketika itu memerintah di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghdad (Dinasti Abbasiyah), dan Turki (Usmaniyah). Setelah ditinggalkannya sistem kekhalifahan, Mekah disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz bin Abdurrahman Al-Sa'ud. Nama terakhir ini merupakan raja pertama negara Kerajaan Arab Saudi.

No comments:

Post a Comment